Selamat ulang tahun, Negaraku.
Beberapa tika aku melungu mendengar
Kata-kata lontaran watanmu
Membilang neka warna merdeka
Dengan definisi serba-serbi
Layakkah engkau dipuji, atau dicerca, atau diharap hati?
Tanahmu agam, sekian lama menyergam
Emosi, cita dan airmata
Engkau baru saja bertatih, bukan
Belum pulih tempang dijajah semalam
Engkau merdeka, ya pasti merdeka
Namun sorak-sorai belum membasuh dosa
Anak-anak budiman yang belum punya bangga
Sebenar-benar bangga,
Berdiri mengalun lagu pancaragam tanda kemuliaan bangsa.
Aku masih percaya padamu, Negaraku.
Bangkitlah dengan sebelah kaki, atau satu lagi
Kita akan sama-sama rintis,
Mata-mata benci kita tepis,
Masa depan yang semakin jernih, kuaminkan di setiap ingat-ingatan manis.
Selamat Ulang Tahun, Negaraku.
No comments:
Post a Comment