Bakat orang lain, kurniaan Tuhan.
Ada yang pandai melukis
Ada yang pandai bertukang
Ada yang pandai melawak
Ada yang pandai berkata
Ada yang pandai mengkritik
Ada yang pandai menulis
Ada yang pandai menanam
Ada yang pandai meluncur
Bermacam pandai, beribu andai, Bertambah puji, Bertingkat uji, Semangkuk keji.
Pendek kata bakat itu hanya akan dilihat dengan mata pandang lensa kagum jika pemilik (baca: peminjam) bakat pandai juga sujud pada Ilahi dan memanfaatkan bakat untuk kesejahteraan sejagat.
Bukan sekadar berhidung tinggi menadah laknat.
Salam.