Wednesday, November 13, 2013

Oh simple things

I wanna run away
Far, far away
Where heart beats are just heart beats
And not 4 different points with a thousand possible pathologies

I wanna pretend this is not happening
And I can throw a rebel and dye my hair electric blue
And everything's gonna be okay

I wanna dance in the rain with my best friend
And never contract a cold like everytime when I did

I wanna lie in a bed of flowers
And life will be all sunshine and buttercups
We can enjoy a jug of chilly lemonade
Near the beach with the sounds of waves

All waves that are here now are piercing waves
Radio waves, sound waves and artificial sun rays
Get real, please

And by saying Get Real
I'm thrown back into this realm
And realise the bitter truth
That real bliss can only be gained
By hardships.

Ya Allah, let me pass through this
Fine and unscathed

Saturday, November 9, 2013

Talking in my daydream

A loner
That's always me

Who talks to herself in her daydreams
Who smiles to no one in her blank stares
Who sleeps alone and woke up to nobody

To be a loner is no fun
But it is better than a bad company.

Thursday, November 7, 2013

Counting Stars

Lately I've been, I've been losing sleep
Thinking of everything that we could be
Lately I've been, I've been praying hard
Say no to counting dollars
And we'll be counting stars
Yeah we'll be counting stars

--Counting Stars, One Republic

Life is hard, but it's not that hard
If we know that our purpose is true
And we work to achieve that purpose.

To be honest I'm not a really good person today
I woke up late again,
I'm getting tired of myself, insecurities, lack of motivation

But I still have this life to spend
And time never did wait, ever
So it's either I do something or it will surpass me, leaving me in the state of loss

I know this is kinda melancholic.

I can't wait for all this to be over and-

We can go and just count the stars.
Cz seeing Allah's creation equals to remembering Him, which made it so tranquilising.

Till then.

Assalamualaykum.

Wednesday, November 6, 2013

Tak stabil

Goncangkan jiwa
Bangun dari lalai
Dunia bukan permai
Akhir belum sampai

Biarkan aku bersampan meski kau berbot laju
Bukan aku tak mahu
Tapi aku tak mampu seperti kamu
Pacuanku tak sekuat kuasa kuda
Namun aku masih punya cita
Cita tuk sampai ke penamat yang sama
Sama-sama dikalungi medal tanda aku tak tercantas di tengah sungai yang sungguh deras

Sungai ini masa
Cita ini cinta
Akan aku bangkit jua
Dengan sorakan atau kejian kamu.

Tuesday, November 5, 2013

Cemburu

Antara impi dan responsibiliti
Yang mana mendahului?

Ah pasti saja yang tertanggung lebih memberat.
Tapi tangan aku menggapai-gapai
Gelombang cahaya ingin
Yang entah akan ku temukan di garis masa hadapan atau tidak
Sementelah umur sendiri pun tak tertelah.

Yang mana-mana pun susah.
Yang satu susah jiwa.
Yang satu susah masa.

Memang manusia itu sentiasa dalam kesusahan, kan?
Jika bukan kerana ada Tuhan tempat pemapan
Sudah lama tersungkur berjatuhan.

Rawak. Sangat.

Cinta ibarat solekan.

Dengan cinta, yang biasa-biasa
kelihatannya jelita dan menawan.

Cinta ibarat pembayang mata.

Dengan efek smokey eyes cinta, segala sifat entah apa-apa yang sepet akan tertutup dan segala sifat baik akan kelihatan besar dan bercahaya.

Tapi cinta yang sejati adalah seperti cecair penanggal solekan
Meski tiada sudah bayangan warna-warni yang mengindahkan
Ianya menyucikan. Dan mengembalikan kepada fitrah.

Oh indahnya bicara tentang cinta
Kerana sememangnya cinta itu indah
Dan menggamit bahagia, bukan?

Di manakah dikau cecair penanggal solekanku?

Begitu. Tuhanmu kata, tunggu dulu.

Monday, November 4, 2013

Kembang Api

Dentam-dentum bergegar bumbung
Tanda Oktober sudah pun berpenhujung
Di bumi bermajoriti Hindu ini
Tiba sudahlah waktu Diwali
Menggegak-gempita dengan mercunnya
Memecah sunyi malam-malam gelita.

Entah kenapa di sebalik kejutan jiwa saban saat
Terlontar rasa pada yang bergelut
Bergadai nyawa melawan Taghut
Di bumi sebelah sana, perlahan-lahan tiba Malaikat Maut
Dengan terpaling lemah-lembut mencabut
Roh-roh yang pada Allah semata ianya bertaut.

Sungguh aneh bangsa manusia
Yang satu melawan Taghut sanggup bertarung jiwa
Yang satu pula kerana Taghut sakan gembiranya.

Sungguh, Tuhan, mungkinkah dengan gempita di sebelah sini cuma
Barulah terpaut jiwaku kepada saudara di sana?

Sungguh, aku selalu saja lupa.
Sungguh, lekaku membawa nestapanya mereka.
Sungguh, di Maal Hijrah ini, hijrahku, jihadku semoga saja tercerna oleh jiwa!

Ameen ya Rabbal 'Alamin.