"Sempit itu kan mesra."
Jika kau berada dalam kelompok yang kau akrabi.
Jika tidak-
Sempit itu perit.
"Cubalah belajar beramah-mesra."
Oh, jika kau tahu kesusahannya sebuah ramah di segenapku.
Bolehkah engkau beramah dahulu? Nescaya aku akan membalas dengan senyuman palsu- yang mungkin saja disambar ikhlas bila ku dapati engkau benar-benar menyenangkan.
Diam dengan orang yang pernah kau akrabi juga sesuatu yang perit.
Jangan saja kita.
Jangan.
Terlalu rapuhku.
Terlalu.
No comments:
Post a Comment