Thursday, June 11, 2015

Analog

Hei kamu
Kenapa diam
Kenapa diam
Kenapa diam
Kenapa diam
Kenapa

Bukankah kesenyapan ini suatu yang paling bingit untuk kita?

Jadi sampai bila
Buih sunyi kan dipecah jarum halus angkasa
Berkelip-kelip seperti baiduri di antara tawa kita?

Semesta
Aku pinta
Tamatkan kebisingan ini.

No comments:

Post a Comment